Peralatan Utama yang Digunakan untuk Membatik
Kain Batik
Kain batik adalah kain yang terbuat dari serat benang yang diwarnai dengan menggunakan teknik khusus. Kain batik bisa dibuat dari serat alami (misalnya kapas, sutra/benang sutera, dan siwalan) ataupun serat buatan (misalnya nylon dan polyester). Kain yang dipilih untuk membatik haruslah kain yang kuat, tebal, dan tidak mudah melar ketika direndam dalam air.
Cap dan Tinta Batik
Cap dan tinta batik merupakan bahan yang digunakan untuk menggambar pola pada kain batik. Cap dan tinta batik terbuat dari bahan yang tahan terhadap air sehingga gambar yang dihasilkan tahan lama. Cap batik terbuat dari kayu, plastik, ataupun bambu. Tinta batik dibuat dengan mencampurkan bubuk kapur dengan air dan bahan-bahan lainnya.
Bantalan dan Pensil Batik
Bantalan atau pensil batik digunakan untuk menggambar pola batik di atas kain. Bantalan batik berbentuk seperti pensil yang terbuat dari kayu, bambu, atau karet, sedangkan pensil batik berbentuk seperti pena dengan ujung yang lebih kecil dan lebih halus. Bantalan dan pensil batik memiliki kelebihan yaitu lebih mudah digunakan untuk menggambar pola yang berukuran kecil dan halus.
Kain Warna Putih dan Penjepit Kain
Kain berwarna putih dan penjepit kain merupakan bahan tambahan yang digunakan untuk membatik. Kain berwarna putih digunakan untuk membuat pola yang lebih jelas dengan menutupi bagian-bagian yang tidak diwarnai. Penjepit kain digunakan untuk menjepit bagian-bagian kain batik yang tidak akan diwarnai, sehingga pola yang dihasilkan lebih jelas.
Lem dan Pengharum
Lem dan pengharum merupakan bahan yang juga digunakan untuk membatik. Lem digunakan untuk menempelkan bagian-bagian kain yang tidak akan diwarnai, sehingga pola yang dihasilkan lebih jelas. Pengharum digunakan untuk mengawetkan warna pada kain batik sehingga warna tersebut tidak mudah pudar.