Jenis-Jenis Batik Berdasarkan Teknik Pembuatannya


Jenis Kain Batik Solo Berdasarkan Teknik Pembuatan Batik Dlidir
Jenis Kain Batik Solo Berdasarkan Teknik Pembuatan Batik Dlidir from www.mudzakir.com

Jenis-jenis Batik Berdasarkan Teknik Pembuatannya

Batik Tulis

Batik tulis adalah jenis batik yang dibuat dengan menggunakan teknik menulis. Di dalam proses pembuatannya, penulisan motif tersebut menggunakan canting dan kain batik sebagai bahan dasarnya. Motif yang dibuat menggunakan canting di atas kain batik ini biasanya terdiri dari geometri, fauna, flora, dan simbol-simbol penting. Proses menulis motif batik tulis ini sangat menyita waktu dan membutuhkan ketelatenan yang tinggi.

Batik Cap

Batik cap adalah jenis batik yang dibuat dengan cara meletakkan cap pada kain batik. Proses pembuatannya dimulai dengan menempelkan cap-cap pada kain batik. Kemudian, bagian yang telah ditempeli cap itu akan disemprot dengan cat sutera. Proses pencelupan ini akan membuat motif batik cap ini menjadi lebih tahan lama dan tidak mudah berkarat. Motif yang dihasilkan biasanya berupa pola-pola geometri yang menarik.

Batik Printing

Batik printing adalah jenis batik yang dibuat dengan menyuntikkan cat sutera ke dalam kain batik menggunakan mesin cetak. Prosesnya cukup mudah, tinggal mencetak motif-motif yang diinginkan pada kain batik menggunakan mesin cetak. Namun, meskipun prosesnya mudah, motif yang dihasilkan biasanya tidak sebagus motif batik tulis dan batik cap. Motif yang sering dihasilkan adalah pola-pola geometri.

Batik Lasem

Batik Lasem merupakan jenis batik yang dibuat dengan menggunakan teknik pematangan. Pematangan ini dilakukan dengan cara menyemprotkan cat kapur (calcium oxide) pada kain batik. Proses ini akan membuat kain batik tersebut menjadi lebih tebal dan tahan lama. Motif yang dihasilkan biasanya terdiri dari gambar-gambar unik yang menarik.

Batik Sablon

Batik sablon adalah jenis batik yang dibuat dengan menggunakan teknik sablon. Proses pembuatannya dimulai dengan membuat sablon yang berisi motif-motif yang diinginkan. Kemudian, sablon itu akan ditempelkan pada kain batik. Setelah itu, bagian yang berisi sablon itu akan disemprot dengan cat sutera. Proses ini akan membuat motif sablon tersebut tertempel di kain batik dan menghasilkan motif yang indah.


Disqus Comments